Angka Campuran Kalkulator

Menambah, mengurangi, mengalikan, dan membagi bilangan campuran secara instan dengan solusi langkah demi langkah.

Kalkulator

Hidup
Pecahan A
+
Pecahan B
Hasil
0
0
0
Pecahan yang Tidak Tepat 0/1
Nilai Desimal 0.00

Apa itu Rasio?

Rasio menyatakan seberapa banyak suatu hal dibandingkan dengan hal lain. Ditulis sebagai A : B, A/B, atau "A ke B".

Misalnya, sebuah resep menggunakan 2 cangkir tepung untuk setiap 1 cangkir gula. Perbandingannya adalah 2 : 1. Menggandakan resep menghasilkan 4 : 2 — proporsi yang sama, skala yang berbeda.

🍳
Memasak
2 : 1 tepung untuk gula
🗺️
Peta
Skala 1 : 50.000
💰
Keuangan
3 : 1 harga terhadap pendapatan
🖥️
Layar
rasio aspek 16:9
🧪
Kimia
2 : 1 H ke O dalam air
🏆
Olahraga
Rekor menang-kalah 3:1

Rasio yang disederhanakan membuat perbandingan menjadi lebih mudah. 16 : 24 lebih sulit dibaca dibandingkan 2 : 3, meskipun proporsinya sama.

Sederhanakan Rumus Rasio

Rumus untuk menyederhanakan A : B adalah:

Rasio Sederhana = (A berarti GCF) : (B berarti GCF)
Menemukan GCF(48, 36) — Algoritma Euclidean
48 ÷ 36 = 1 sisa 12
36 ÷ 12 = 3 sisa 0
KPK = 12 48 : 36 = 4 : 3

Untuk tiga bilangan atau lebih: cari FPB dari dua bilangan pertama, lalu ambil FPB hasil tersebut dengan bilangan berikutnya, dan seterusnya.

Penjelasan Penyederhanaan Rasio

Menyederhanakan suatu perbandingan sama saja dengan menyederhanakan suatu pecahan. Tujuannya adalah angka-angka yang mewakili hubungan yang sama tetapi sekecil mungkin.

Anggap saja seperti ini: 10 : 15 dan 2 : 3 menggambarkan proporsi yang sama. Namun 2 : 3 lebih mudah diucapkan, ditulis, dan dibandingkan.

Semua ini setara — semuanya disederhanakan menjadi 2 : 3
4 : 6
= 2 : 3
6 : 9
= 2 : 3
10 : 15
= 2 : 3
20 : 30
= 2 : 3

Dua bilangan dalam perbandingan yang disederhanakan selalu merupakan bilangan koprima — FPB = 1. Anda dapat memeriksanya dengan cepat untuk mengonfirmasinya.

Kalkulator Penyederhanaan Rasio dengan Langkah

Rasio membandingkan dua atau lebih besaran. Menyederhanakan berarti menguranginya ke bentuk terkecil.

Kalkulator ini menampilkan setiap langkah. Ia menemukan FPB dan membagi setiap suku dengannya.

1
Masukkan nilai-nilai Anda
SEBUAH = 18, B = 24
2
Temukan GCFnya
FPB(18, 24) = 6
3
Bagilah setiap suku
18 6 : 24 6
Hasil
3 : 4
Contoh: 18 : 24 → FPB = 6 → 18÷6 : 24÷6 = 3 : 4

Setiap hasil menyertakan perincian langkah demi langkah sehingga Anda dapat mengikuti perhitungannya sendiri.

Sepenuhnya Disederhanakan

Rasio sepenuhnya disederhanakan ketika tidak ada angka lebih besar dari 1 yang membagi semua suku.

Pastikan FPB adalah 1.

Apakah rasionya sudah disederhanakan sepenuhnya?
6 : 9
KPK = 3
✗ Tidak disederhanakan
Masih habis dibagi 3
2 : 3
KPK = 1
✓ Sepenuhnya disederhanakan
Co-prime: tidak ada faktor bersama
8 : 12
KPK = 4
✗ Tidak disederhanakan
Masih habis dibagi 4
2 : 3
KPK = 1
✓ Sepenuhnya disederhanakan
Rasio yang sama, bentuk paling sederhana
Untuk memastikan suatu rasio disederhanakan sepenuhnya: periksa bahwa FPB(A, B) = 1.

Alat ini menemukan GCF — bukan sembarang faktor persekutuan — sehingga hasilnya selalu disederhanakan sepenuhnya dalam satu langkah.

How to Simplify a Ratio A : B when A and B are both Whole Numbers

Jika A dan B bilangan bulat, langkahnya mudah: buat daftar faktornya, cari FPBnya, lalu bagi.

Sederhanakan 20 : 30 — Temukan faktor persekutuan
20
1 2 4 5 10 20
GCF
10
30
1 2 3 5 6 10 15 30
20 10 : 30 10 = 2 : 3

Jika Anda tidak dapat melihat GCF secara langsung, bagilah dengan faktor persekutuan terlebih dahulu, lalu ulangi hingga tidak ada lagi faktor persekutuan yang tersisa.

How to Simplify a Ratio A : B when A and B are not Whole Numbers

Jika A atau B merupakan desimal atau pecahan, konversikan ke bilangan bulat terlebih dahulu, lalu sederhanakan.

Desimal: 0,5 : 1,5
1
Identifikasi tempat desimal (masing-masing 1 tempat)
2
Kalikan keduanya dengan 10 → 5 : 15
3
FPB(5, 15) = 5 → bagi keduanya
1 : 3
Pendekatan yang sama untuk pecahan — kalikan dengan LCD terlebih dahulu
Pecahan: ½ : ¾
1
LCD 2 dan 4 = 4
2
Kalikan keduanya dengan 4 → 2 : 3
FPB(2,3) = 1 → Sudah disederhanakan: 2 : 3

Sederhanakan Kalkulator Rasio 2 Angka

Kasus yang paling umum: dua angka A dan B. Masukkan keduanya, pilih "sederhanakan rasio", lalu klik Hitung.

Contoh: 45 : 60 disederhanakan menjadi 3 : 4
A = 45
B = 60
− FPB(15)
A = 3
B = 4
Proporsinya tetap sama – hanya angkanya saja yang berubah.

Kegunaan umum: memasak, rasio aspek layar, perbandingan kecepatan, probabilitas dan peluang.

Bagaimana Cara Menghitung Perbandingan Dua Angka?

Untuk menghitung perbandingan A ke B: tulis A : B, cari FPB, lalu bagi keduanya.

Input
A = 8, B = 12
GCF
GCF(8,12) = 4
Simplified
2 : 3
Bentuk standar 2 : 3
Bentuk satuan (1 : n) 1 : 1.5
Bentuk pecahan 2/3

Sederhanakan Kalkulator Rasio 3 Angka

Three-part ratios appear in mixing, allocation, and any situation where a total is split three ways. Temukan GCFnya of all three numbers, then divide each by it.

15 : 30 : 45 → KPK = 15 → 1 : 2 : 3

Memvisualisasikan Rasio 3 Bagian

12 : 18 : 24 disederhanakan menjadi 2 : 3 : 4 (GCF = 6)

Sebelum
12
18
24
− 6
Setelah
2
3
4

Contoh nyata: campuran beton (semen : pasir : kerikil), pencampuran cat, pembagian anggaran.

Sederhanakan Kalkulator Rasio 4 Angka

Four-part ratios work the same way. Temukan GCFnya of all four values and divide each by it.

12 : 18 : 24 : 30 → KPK = 6 → 2 : 3 : 4 : 5
Sebelumnya (12 : 18 : 24 : 30)
12
18
24
30
− FPB(6)
Setelah (2 : 3 : 4 : 5)
2
3
4
5

Kasus penggunaan: rumus senyawa kimia, pencampuran warna, alokasi sumber daya dibagi empat cara.

Sederhanakan Rasio ke Bilangan Bulat

Terkadang penyederhanaan memberikan hasil dengan desimal — seperti 1 : 2.5. Kalikan semua suku dengan angka terkecil yang menghilangkan desimal untuk mendapatkan bilangan bulat.

Rasio desimal
1 : 2.5
× 2
Rasio bilangan bulat
2 : 5
Mengulangi desimal
1 : 3.333…
× 3
Rasio bilangan bulat
3 : 10
Kalkulator ini menghapus desimal secara otomatis sebelum menemukan GCF.
Tip: Selalu nyatakan rasio sebagai bilangan bulat — rasio lebih mudah untuk dibandingkan, diukur, dan dikomunikasikan.
Pertanyaan Umum

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Pertanyaan umum tentang penghitungan bilangan campuran.

Bilangan campuran merupakan gabungan bilangan bulat dan pecahan biasa, misalnya 2 3/4. Ini mewakili nilai yang lebih besar dari 1.
Ubah setiap bilangan campuran menjadi pecahan biasa, cari penyebut yang sama, tambahkan pembilangnya, lalu sederhanakan dan konversikan kembali ke bilangan campuran jika diperlukan.
Jika bagian pecahan pertama lebih kecil, pinjam 1 dari bilangan bulatnya. Tambahkan 1 sebagai penyebut/penyebut pada bagian pecahan, lalu kurangi secara normal.
Ubah kedua bilangan campuran menjadi pecahan biasa, kalikan pembilang dan penyebutnya, lalu sederhanakan pecahan terakhirnya.
Ubah menjadi pecahan biasa, pertahankan pecahan pertama, balikkan pecahan kedua (kebalikan), kalikan, lalu sederhanakan.
Kalikan bilangan bulat dengan penyebutnya, tambahkan pembilangnya, dan letakkan hasilnya di atas penyebut yang sama.
Bagilah pembilang dengan penyebut. Hasil bagi adalah bagian keseluruhan, dan sisanya melebihi penyebut aslinya.
Ya. Ini memberikan perincian langkah demi langkah sehingga Anda dapat mengikuti setiap operasi dan memeriksa pekerjaan Anda.
Hasil negatif diharapkan bila urutan pengurangan atau tanda masukan membuat nilai akhir kurang dari nol.
Kalkulator secara otomatis menemukan penyebut yang sama untuk penjumlahan dan pengurangan sebelum menggabungkan pecahan.
Ya. Gunakan mode desimal ke campuran untuk mengubah desimal menjadi bilangan campuran.
Ya. Jawaban yang disederhanakan lebih mudah dibaca dan biasanya diperlukan dalam tugas sekolah dan ujian.